Minggu lalu kami ( Aku, Suami dan Chaca ) mulai membangun mezbah di rumah, waktu yg tepat buat kami ada sebelum tidur di kamar. Kami memutuskan utk mengajak anak kami yg masih berusia 1tahun2bln utk ikut. Awalnya dia langsung duduk dan lipat tangan dgn caranya, mengikuti lantunan penyembahan dgn nadanya..mengangkat tangan sambil mondar mandir diatas kasur.. 30 menit berikutnya dia mulai minta mimik sambil tunjuk asi setelah itu minta mimik sambil tunjuk keluar berarti susu botol.
Walau ditengah aku ngurus anak kami, kami tetep menjaga hadirat Tuhan,
suamiku tetep menaikkan doa dan pujian, sambil memberi Asi aku tetep
menaikkan doa/pujian.
Kami mulai jam 8.15pm, pada jam 09.00 akhirnya anak kami tidur sendiri ditengah2 kami, mimik dan posisi tidurnya itu lucu sekali...
Kenapa kami mengajaknya sedini mungkin, karna kami mau melatihnya utk beribadah sejak dini. Kami tidak paksakan agar dia duduk, lipat tangan atau bernyayi. Biarkan dia melihat bagaimana orang tuanya berdoa dan menyembah Tuhan.
Karna ada pepatah yang berkata " Actions speak louder than words".
Dan Puji Tuhan, anak kami sudah gemar menyanyi sambil angkat tangan sejak dia blm 1 tahun. Dia bisa ikut bersenandung saat aku bernyanyi, khususnya lagu "Bapa Engkau Baik." Aku sangat ingat sekali pada bln Oct tahun lalu aku suka tlp opungnya atau daddynya (waktu itu di Jakarta) hanya untuk mendengar chaca bernyanyi (dgn bahasanya). Jadi, aku bernyanyi Bapa Engkau Baik lalu Chaca mengikutinya.
Tapi saudara..ini tidak terjadi begitu saja, setelah kuingat2, dari dia baru lahir saat menidurkannya aku sangat suka lagu ini, dan ia ingat sekali.
Firman Tuhan berkata dalam 1 Tim 4 : 7 - 8 "Tetapi jauhilah takhayul dan dongeng nenek-nenek tua. Latihlah dirimu beribadah. Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang".
Jadi dari Mezbah keluarga ini selain aku dan suami melatih diri kami, kami juga melatih anak kami.
Ada hari yg terlewatkan tanpa mezbah keluarga, namun kami selalu berusaha bangkit dihari selanjutnya.
Mari saudara2 kita bangun keluarga2 yang kuat/kokoh melalui Persekutuan keluarga.
Terpujilah Tuhan, Amin.
Kami mulai jam 8.15pm, pada jam 09.00 akhirnya anak kami tidur sendiri ditengah2 kami, mimik dan posisi tidurnya itu lucu sekali...
Kenapa kami mengajaknya sedini mungkin, karna kami mau melatihnya utk beribadah sejak dini. Kami tidak paksakan agar dia duduk, lipat tangan atau bernyayi. Biarkan dia melihat bagaimana orang tuanya berdoa dan menyembah Tuhan.
Karna ada pepatah yang berkata " Actions speak louder than words".
Dan Puji Tuhan, anak kami sudah gemar menyanyi sambil angkat tangan sejak dia blm 1 tahun. Dia bisa ikut bersenandung saat aku bernyanyi, khususnya lagu "Bapa Engkau Baik." Aku sangat ingat sekali pada bln Oct tahun lalu aku suka tlp opungnya atau daddynya (waktu itu di Jakarta) hanya untuk mendengar chaca bernyanyi (dgn bahasanya). Jadi, aku bernyanyi Bapa Engkau Baik lalu Chaca mengikutinya.
Tapi saudara..ini tidak terjadi begitu saja, setelah kuingat2, dari dia baru lahir saat menidurkannya aku sangat suka lagu ini, dan ia ingat sekali.
Firman Tuhan berkata dalam 1 Tim 4 : 7 - 8 "Tetapi jauhilah takhayul dan dongeng nenek-nenek tua. Latihlah dirimu beribadah. Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang".
Jadi dari Mezbah keluarga ini selain aku dan suami melatih diri kami, kami juga melatih anak kami.
Ada hari yg terlewatkan tanpa mezbah keluarga, namun kami selalu berusaha bangkit dihari selanjutnya.
Mari saudara2 kita bangun keluarga2 yang kuat/kokoh melalui Persekutuan keluarga.
Terpujilah Tuhan, Amin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar